Minggu, 30 Juni 2019

Kegiatan pemuda musholla


     Dikampung kami, ada sebuah musholla hasil swadaya masyarakat. Namanya musholla Baitul’ibad. Lahannya adalah tanah wakaf dari salah satu tokoh masyarakat setempat. Bangunan awal sudah mengalami renovasi karena sudah rusak dan bocor. Kini bangunannya sudah lebih bagus dan bergaya minimalis.
    
     Berawal dari pengalaman tahun lalu pada saat menghadapi lebaran idul fitri. Dimana para pemuda musholla mempunyai inisiatif ingin mengadakan buka puasa bersama dan melaksanakan takbiran di musholla tersebut tanpa membebankan biaya kepada masyarakat. Pada saat itu dengan cara dadakan kolektif donatur tapi dana yang terkumpul tidak cukup ideal dengan materi acara alias tidak mencukupi. Akhirnya tahun ini kolektif dana dimulai setelah lebaran sebelumnya dan dibuka pada saat lebaran berikutnya. Dimana dana yang terkumpul alhamdulillah sudah lebih dari cukup dari rencana semula. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu terdiri dari :
1.    Buka puasa bersama.
2.    Takbiran
3.    Santunan anak yatim dan para janda jompo

Sabtu, 29 Juni 2019

Hukuman bagi istri durhaka


Setelah 8 tahun menikah, istri Suhendra malah selingkuh dengan dalih tidak dicukupi secara ekonomi. Cekcokpun tidak  jarang selalu terdengar setiap hari.

Suhendra   :    “mah, kenapa sih harus keluar dari pagi pulang malam hari tanpa memberi       tahu ayah ? bukankah istri keluar harus seijin suaminya ?”
Istri             :    “untuk apa dirumah, minta uang saja tidak dikasih. Perempuan itu                     kebutuhannya banyak.”
gambar ilustrasi cerita kehidupan rumah tangga yang berujung penyesalan jika salah seorang diantaranya melakukan perbuatan salah
Menyesal by Suhendra

Senin, 24 Juni 2019

Karmanya datang juga


Beberapa tahun kemudian pak Eko menelpon Suhendra untuk menayakan kabar. Ujungnya menceritakan kehidupan kakaknya yang menurun drastis.

Suhendra :    “halo apa kabarnya nih ? gimana kabar saudara-saudara pak Eko dan kantornya ?”
Pak Eko    :    “itu dia pak, beberapa tahun kebelakang saya kehilangan jejak saudara-saudara saya sejak pertikaian warisan itu. Tapi kali ini saya malah melihat kakak saya dengan tampilan lusuh tidak seperti dulu. Seperti yang kehilangan segalanya.”
gambar ilustrasi seorang yang kena hukuman karma karena dulunya selalu berbuat tidak baik terhadap orang lain
Karma by Suhendra

Sabtu, 22 Juni 2019

Mencoba ikhlas

    Harta memang bukan segalanya. Tapi bagi sebagian manusia, harta selalu dipuja. Seperti cerita ini. Suhendra tengah bekerja disebuah perusahaan konsultan perencana yang berskala kecil milik seorang arsitek yang bernama pa Pandu. Dikantor itu ada kakak pak Pandu yakni pak Tikno, dan seorang lagi adiknya yang paling bontot yaitu pak Eko yang ikut kerja disana. Kehidupan mereka tidak terlalu kaya. Suatu saat mereka mempunyai urusan warisan yang cukup besar nilainya. Sebenarnya warisan itu hak bapaknya yang sudah sakit stroke dan lumpuh. Jangankan berjalan, bicarapun sudah tidak bisa. Jadi sekarang yang harus menyelesaikannya sekarang adalah tiga bersaudara tersebut. Namun urusan tersebut mulai menimbulkan masalah ketika ada bumbu keserakahan merongrong. 
     Pak Pandu segera berangkat ke Belanda bersama sang kakak yaitu pak Tikno untuk menyelesaikan pembagian warisan tersebut. Jatah mereka harus dibagi dua dulu dengan paman mereka yang di Belanda. Setelah selesai mereka kembali ke tanah air untuk membagi jatah mereka.
ilustrasi antara 2 bersaudara yang sedang bertengkar di tempat kerjanya
Pertengkaran. By Suhendra

Kamis, 20 Juni 2019

Istri minta mudik


     Pada lebaran kali ini Suhendra tidak mendapatkan tunjangan hari raya atau biasa disebut THR. Karena pekerjaannya yang kerapkali berpindah kantor pada saat belum genap setahun seperti yang di syaratkan penerima THR. Lagi pula tempat kerja Suhendra sekarang bukanlah kantoran yang ordernya besar. Tapi cuma bekerja di rumah temannya yang membuka usaha freelance di bidang yang seperti biasanya, yaitu bidang desain gedung.
ilustrasi didalam sebuah perjalanan ketika musim mudik tahunan telah tiba. berbagai kendaraanpun turut digunakan
Mudik, by Suhendra.

Rumah Warisan


     Rumah itu berada di pinggir jalan raya. Situasi disekitarnya ramai, ada pasar, sekolahan, masjid agung dan lain sebagainya. Kelihatannya sih strategis. Rumah itu satu diantara dua peninggalan orang tua. Rumah yang satunya sudah di wasiatkan almarhum bapak untuk di tempati oleh anaknya yang kedua dari tujuh bersaudara yang bernama Jaka.
gambar ilustrasi sebuah rumah yang menjadi bahan sengketa keuarga. ceritanya rumah itu menjadi bahan rebutan para ahli waris
Rumah warisan, by Suhendra


    Sudah sejak lama sebagian dari tujuh bersaudara itu selalu mendesak agar rumah itu segera dijual. Padahal ibu masih ada. Sebagian lagi besikeras agar rumah itu dipertahankan. Tujuannya adalah tidak lain agar masih bisa dinikmati oleh ibu. Rumah itu sebagian sudah disewakan kepada pemilik toko. Hasil sewa rumah itu dipakai oleh ibu untuk keperluan sehari hari dan untuk biaya berobat ibu. Kini ibu sudah renta, tetapi anak-anaknya yang rajin memperhatikan ibu ya cuma Jaka itu. Walaupun ekonominya tergolong pas-pasan, tapi Jaka masih peduli terhadap orangtua.

Sabtu, 15 Juni 2019

Ibu mertua juga ibu

   Ibu kandung Suhendra baru saja tiada, tinggal ibu mertua saja yang tersisa. Tapi Suhendra tidak akan pernah membedakannya. Suhendra bertekad bahwa sisa waktu umur ibu mertua akan diisinya dengan berbakti kepadanya. Didalam pikiran suhendra, jika ingin memperoleh keberkahan dalam hidup, maka bahagiakanlah ibu.
   Suatu saat ibu mertua sedang sakit. Anak-anaknya merayu ibunya untuk segera berangkat ke dokter terdekat untuk berobat. Begitupun dengan istrinya Suhendra yaitu Sari. Dia berusaha mengajak ibunya untuk segera berobat supaya bisa cepat sehat. 
gambar ilustrasi seorang ibu yang sedang terbaring dikamar karena sedang sakit
Merawat ibu by Suhendra

Jumat, 14 Juni 2019

Lebaran bahagia, lebaran gelisah


Suhendra bekerja pada seorang teman sebagai drafter freelance di daerah Bekasi. Pemilik tempat kerja itu namanya pak Heri. Pas mau libur lebaran belum juga menerima gaji. Pak Heri selaku pemilik tempat kerja itu, selalu punya perasaan gak enak terhadap rekan pekerjanya jika saat-saat gajian selalu terlambat. Tapi Suhendra selalu bilang bahwa semua pengalaman yg kita miliki adalah takdir yg harus dijalani.
gambar ilustrasi suasana ruang tempat suhendra bekerja
Diruang kerja Suhendra

CERITA YANG TAK DISANGKA


Suatu hari, Suhendra main kerumah kakak iparnya yaitu kak Komar. Dia baru tiba dari tempat kerjanya setelah satu minggu tidak pulang. Ya..karena kak Komar selalu pulang seminggu sekali. Baru saja Suhendra duduk, kak Komar sudah memberondongnya dengan pertanyaan berikut :