Bermacam-macam
cerita yang muncul setelah selesai merayakan lebaran. Dari mulai kebahagian
ataupun masalah-masalah yang timbul. Sudah rutin disetiap tahun dimana
masyarakat Indonesia merayakan lebaran.
Begitupun
seperti yang terjadi dilingkungan tempat tinggal Suhendra. Acara mudik sudah
menjadi tradisi lama yang menjadi wajib dilakukan. Orang kota
berbondong-bondong pulang kekampung halamannya masing-masing. Istri Suhendra
mengalami kesulitan berbelanja kebutuhan dapur, karena diantaranya pasokan
sejumlah komoditas dari produsen tersendat. Banyak orang yang masih menikmati
liburan. Cari makanan yang gampang-gampang saja, itu juga seadanya. Beli ayam
goreng, nasi goreng, bubur ayam,sate, gorengan, baso dll. Itupun yang
pedagangnya yang buka aja atau pedagangnya orang lokal. Belanja langsung
kepasar besar jaraknya jauh. Dipasar juga belum pada buka semua.
![]() |
| Suasana lebaran. by Suhendra |
Ketika suhendra
jalan-jalan disekitar kampung, istirahatlah didepan rumah seorang dokter.
Tampak pengunjungnya banyak sekali. Tempat parkirnya hingga kejalanan saking
penuh. Setelah lebaran ini pasiennya lebih banyak dari biasanya. Apakah dari
faktor kelelahan atau dari penyebab banyak makanan ? tidak tahulah. Sebelum
lebaran, orang-orang pada sibuk belanja segala keperluan. Termasuk makanan dan
pakaian. Ada pula yang sibuk beli aksesoris dan perkakas. Lalu setelah lebaran
malah sibuk pada ngantri berobat ke dokter.
Ada yang sibuk
mempersiapkan pesta sunatan, pesta pernikahan, pesta reuni dan lain sebagainya.
Mungkin karena merasa waktunya bagus selagi masih banyak uang.
Ketika Suhendra
nongkrong didepan rumah, ada tetangga yang lewat menyapa :
Tetangga :
”kang tidak mudik nih ?”
Suhendra : “tidak ah, emangnya kenapa ?
orang tua juga sudah tidak ada.”
Tetangga :
“kan masih ada saudara kali ?”
Suhendra : “masih ada sih, tapi males ah,
jalanannya macet.”
Tetangga :
“ah itumah sudah biasa kali.”
Suhendra : “bosan aja dari dulu ngalamin
macet saat mudik.”
Biasanya Suhendra
pilih bulan–bulan lain saja setelah lebaran selesai untuk berangkat pulang
kampung. Lalulintas luar kota sudah agak mendingan dari kemacetan dan
perjalananpun bisa lebih cepat dari pada saat-saat lebaran.
Begitulah
suasana setelah lebaran di kampung Suhendra tahun ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar